Penyakit Suka Lupa

Pada saat saya masih kecil, saya sering merasa heran kepada nenek dan kakek saya yang suka salah menyebut nama anak-anaknya. Nampaknya mereka begitu pelupa sekali, sampai-sampai memanggil nama anak yang satu tertukar dengan nama anak lainnya, dan itu terjadi hampir setiap hari. Tiga puluh tahunan saya merasa heran dengan fenomena tersebut, tapi di  usia yang sudah berkepala tiga ini baru saya menyadari bahwa terkadang saya juga mengalami penyakit suka lupa, jangan-jangan ini pertanda pikun.

Kadang sesuatu yang sedang saya pikirkan tiba-tiba lupa tadi mikir apa, dan untuk mengingatnya kembali sungguh sulit. Memang umur hardware rupanya sangat berpengaruh kepada memori kita. Akhirnya karena sudah terlalu sering lupa, saya memutuskan untuk meminum cerebrofit, dua bungkus besar saya habiskan alhamdulillah ada terasa bedanya. Dari iklan disebutkan bahwa salah satu fungsi cerebrofit adalah memperlancar aliran darah ke otak, mungkin karena aliran  yang tidak lancar inilah yang mengakibatkan saya jadi sering lupa.

Faktor lain bisa jadi karena otak saya lumayan lama menganggur, beberapa bulan belakangan saya agak jarang membaca buku. Waktu kuliah dulu padahal saya sangat rajin membaca buku, setiap ada kesempatan saya lebih suka main di toko buku gramedia daripada di tempat lain. Saat ini karena malas pergi ke toko buku dengan berbagai alasan, mengakibatkan hanya sedikit buku yang saya baca. Kata para ahli otak tidak beda dengan otot, kalau jarang dipakai maka volumenya akan berkurang atau mengecil, dan berdampak pada kinerja otak atau otot tersebut. Hal itu memang saya rasakan, saya pun saat ini jarang olah raga fisik, sehingga otot sudah tersembunyi semua digantikan oleh lemak yang menutupi seluruh permukaan badan, terutama di perut. Untuk perut yang gendut mungkin tidak begitu masalah bagi saya, karena denga semakin gendut perut maka akan semakin menjadi idola para gadis remaja, ini sudah dibuktikan oleh banyak survey :D.

Penyakit sering lupa ini juga kemudian menyadarkan saya untuk kembali membuat otak aktif, salah satu caranya dengan menulis. Dengan menulis ini diharapkan otak menjadi terangsang untuk berfikir, sehingga berolah raga otak kembali. Semoga otak ini kembali sehat dan sanggup mengingat dengan baik sebagaimana waktu dulu masih muda. Sekarang saya juga menjadi rajin membaca, agar dendrit-dendrit kembali saling terhubung sehingga menambah kecerdasan otak saya dalam berfikir.

Penyakit Suka Lupa
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

3 Responses to “Penyakit Suka Lupa

  • setelah meminum cerebrovit apa ada efek samping?. Mas purwo kan pernah membaca buku tentang melatih daya ingat, apa teknik-teknik di buku tsb sudah pernah dipraktekan?. Kenapa kemudian memilih mengkonsumsi suplemen?

    • minum cerebrovit saya rasakan ada mas manfaatnya, tapi ya kalau gak minum jadi lambat lagi otak hehehe. teknik yg dibuku umumnya menawarkan olahraga otak, dari menulis artikel sampai anjuran untuk rajin membaca, yang kadang2 saya tidak bisa konsisten menerapkannya. kadang ada malesnya jg nulis artikel itu, jg membaca ada kalanya males. kalau udah gitu, ya minum supplemen aja deh, daripada tambah pelupa :-D

  • terima kasih banyak.. tulisannya sangat berguna untuk saya. seorang remaja berusia 17 tahun yang sering dan mudah sekali lupa. sangat bermanfaat untuk saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also likeclose