



Melihat trend harga Emas menurun, banyak teman-teman menanyakan pada saya, kapan waktunya membeli Emas yang tepat? Seringkali saya membeli Emas tidak memperhatikan kondisi harga turun atau naik, karena saya dalam ber-investasi Emas tidak mem-presepsikan diri sebagai pedagang Emas. Tapi saya membeli Emas untuk investasi jangka menengah (1-5 tahun) dengan tujuan melindungi nilai asset terutama dari inflasi. Inflasi adalah faktor ketidakpastian terbesar yang paling sulit diatasi, secara diam-diam inflasi merampok asset Anda, menurunkan daya beli uang kertas Anda. Dan ini tidak hanya dialami oleh uang Rupiah (inflasi terburuk rupiah dalam 10 tahun terahir pernah mencapai 78%), mata uang dunia yang selama ini dianggap perkasa yaitu Dollar Amerika dalam 8 tahun terahir daya belinya terhadap Emas turun tinggal 29%, dan dalam 40 tahun terahir daya beli Dollar Amerika terhadap Emas tinggal 4% saja!
Jadi, seringkali saya tidak peduli kondisi harga Emas saat ini, mau naik atau turun ketika saya punya dana lebih untuk investasi Emas saya akan tetap beli, apalagi belinya pake Jurus Cerdas Berkebun Emas. Dalam beberapa tulisan mendatang, saya akan coba bahas mengenai hal ini.
Pertimbangan harga Emas sering menjadi faktor utama bagi kebanyakan orang, tapi sayangnya ini bukanlah alasan yang tepat. Harga hanya merupakan pertimbangan penting kedua. Berikut ini adalah tulisan dari James Turk di www.KitCo.com, ia adalah pendiri dan chairman dari GoldMoney.com dan juga salah satu penulis buku yang menghebohkan The Coming Collapse of The Dollar.
Pertimbangan mebeli Emas yang lebih penting adalah:
Di tulisan yg akan datang Insya Alloh saya akan bahas trend harga Emas.
Sebagaimana dikutip dari aslinya: http://www.semuasaudara.com/emas/2009/04/harga-emas-bukan-segalanya/
Incoming search terms: kondisi harga emas, Emas membuat tetap kaya, strategi melawan inflasi





More Options ...
Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS


Void « Default
Life
Earth
Wind
Water
Fire
Light 