Pagi itu si Kakak seperti biasa mandi pagi sebelum berangkat sekolah, selesai mandi saya lihat di badan, punggung, perut, tangan dan kakinya ada bentol-bentol seperti digigit nyamuk atau kena ulat bulu. Awalnya saya menduga bahwa ini adalah akibat dari air kotor yang masih tersisa di bak bekas untuk menampung air bocoran atap akibat air hujan yang cukup deras semalam. Karena tidak terlalu parah, saya acuhkan saja dan hanya mengoleskan minyak kayu putih di seluruh tubuhnya. Pulang sekolah, ternyata bentol itu sudah hilang, dan kulit mulus lagi.
Besok paginya, bentolan ini berulang dan nampak semakin parah. Bentolan ini muncul bahkan sebelum si Kakak mandi, mungkin karena udara di kamar cukup dingin karena memang pakai AC. Saat si Kakak selesai mandi, bentolnya menjadi sangat banyak dan hampir seluruh tubuh. Tetangga yang melihatnya mengatakan bahwa ini adalah biduran. Saya sangat cemas karena bentolnya lebar-lebar dan ada di mana-mana, muka juga kena meski sedikit.
Akhirnya si Kakak dibawa ke dokter. Setelah diperiksa, doktek bilang kalau ini adalah akibat alergi udara dingin. Cuaca yang dingin bisa menyebabkan biduran kalau badan sedang kurang sehat. Akhirnya si Kakak diberi obat alergi dan sebotol multivitamin. Sesampai di rumah saya berikan obat tersebut dan diminum 3 kali sehari. Juga disuruh beli bedak salycil untuk dioleskan pada bagian yang bentol.
Tapi ternyata besok paginya biduran itu kembali muncul, dan terlihat sama atau lebih parah dari kemarin. Saya jadi tambah cemas.
Pagi itu si Kakak disuruh pulang oleh ibu Guru yang ngeri melihat badannya bentol-bentol dan menggaruk badan tanpa henti. Setelah sampai rumah saya kasih minyak kayu putih, dan saya suruh balik ke sekolah karena saya tahu kalau sudah kena panas nanti bentolnya akan hilang dengan sendirinya.
Sekarang biduran si Kakak tidak hanya muncul pada pagi hari, tapi ternyata waktu tidur di kamar juga muncul bentol-bentolnya akibat AC yang cukup dingin. Akhirnya AC kita matiin dan ganti pakai kipas angin, ternyata juga biduran tetap muncul apabila si Kakak terpapar udara dingin.
Beberapa hari minum obat dari dokter ternyata tidak ada perubahan, akhirnya saya coba googling mengenai biduran ini. Saya banyak menemukan artikel yang membahas biduran karena cuaca dingin atau udara dingin, tapi dari sekian banyak solusi yang diberikan nampaknya mirip dengan yang dokter bilang kemarin, yang tentu saja belum membuahkan hasil.
Sepotong artikel dari intisari-online.com mengenai biduran:
Biduran atau urtikaria adalah gangguan kulit berupa benjolan-benjolan kemerahan yang tumbuh berkelompok dan rasanya sangat gatal. Biduran bisa berlangsung dari hanya beberapa menit sampai beberapa hari. Umumnya tidak berbahaya dan tidak meninggalkan bekas. Walau demikian, biduran bisa saja menjadi berbahaya bila sampai menyebabkan lidah atau tenggorokan menyumbat jalan udara sehingga menyebabkan hilangnya kesadaran.
Biduran hampir dipastikan timbul akibat alergi entah terhadap bahan makanan, bulu binatang, racun serangga, udara dingin atau panas, obat atau adanya masalah emosional. Alergi umumnya bersifat turunan.
Gejala biduran antara lain bercak-bercak berwarna kemerahan di permukaan kulit dengan ukuran berbeda-beda yang rasanya sangat gatal.
Untuk mencegah terulangnya biduran, usahakan mencari penyebab alergi dan perhatikan bahan apa saja yang baru disentuh, dimakan, atau diisap ketika mulai terserang biduran.
Tetap semangat googling, akhirnya saya menemukan artikel di blog, katanya sih pengalaman sendiri mengenai biduran dan dia obati dengan kapsul sambiloto dan habbatus sauda dan hasilnya biduran dia sembuh dan tak pernah kambuh lagi.
Saya coba cari kapsul sambiloto, tapi tidak ketemu. Waktu ke minimarket saya melihat ada Hobbat yang ternyata kandungannya adalah habbatus sauda (Nigella sativa), saya beli dan coba diminumkan ke si Kakak. Alhamdulillah langsung kelihatan hasilnya, pagi berikutnya bentol biduran si Kakak hanya sedikit saja. Akhirnya saya berikan Hobbat ini rutin pagi dan malam, dan dalam beberapa hari biduran si Kakak sudah tidak muncul lagi meskipun udara kamar cukup dingin. Sekarang Kakak sudah bisa berendam di air berlama-lama tanpa takut bentol-bentol di badan.
Bagi anda yang sedang pusing karena biduran gak sembuh-sembuh, mungkin bisa coba mengkonsumsi Hobbat, saya bukan promosi produk yah, hanya crita pengalaman saja. Saya juga tidak menjamin obat ini cocok untuk anda, ini hanya berdasarkan pengalaman saja ternyata Hobbat cocok untuk mengobati biduran si Kakak.
Selamat mencoba ya, semoga cepat sembuh…
...
Dua cara menghasilkan uang gratis dari internet bersama Marketiva.com:
- Buka account, maka anda mendapatkan uang tunai $5, tradingkan sampai untung, maka keuntungan bisa anda tarik.
- Buka account, trading di desk virtual (uang mainan), apabila anda menjadi juara bulanan atau tahunan maka anda akan mendapat hadiah uang betulan sebesar $30 untuk master of the month, dan $500 untuk master of the year.
Anda tidak perlu memilih, kedua cara diatas bisa anda jalankan bersamaan untuk menghasilkan uang dari internet. Silakan buka account DiSiNi, dan lengkapi identifikasi dengan cara upload KTP atau Passport atau SIM anda agar nanti hadiahnya bisa anda tarik ke rekening bank atau ecurrency milik anda.
...
obat biduran, alergi udara dingin, alergi cuaca, biduran, obat alergi udara dingin, obat biduren, obat alergi cuaca, biduran obat, Obat alergi udara, mengobati biduran, gambar alergi angin, penyebab alergi biduran, alergi cuaca dingin, alergi udara, obat biduran alergi
Related posts:






Makasih kang infonya.
Biduran memang bisa terjadi kalau bada lagi kurang fit, solusinya harus jaga kesehatan.
Bagi yang belum tahu khasiat kelor, sekedar berbagi kelor ini sangat baik gizinya. Mungkin bisa dipertimbangkan untuk hidangan keluarga.