Inflasi Terhadap Dinar?

Harian umum Republika kemarin (Kamis 26/01/2012) memuat tulisan dua pakar ekonomi tentang Promosi Dinar-Dirham.

Dinar-Dirham, Mata Uang Yang Tak Mengenal Inflasi?
Saat ini banyak komunitas mempromosikan mata uang Dinar-Dirham. Anda sudah bisa membelanjakan koin tersebut di beberapa outlet khusus. Tentu saja anda belum bisa memperlakukannya seperti mata uang rupiah yang dapat digunakan secara bebas dimana-mana. Lagi pula mata uang ini denominasi masih terlalu besar sehingga sulit untuk menggantikan uang recehan.

Tidak Hanya Akibat dari Pencetakan Yang Berlebihan.
Terlepas dari apakah mata uang ini akan menjadi mata uang global atau tidak, beberapa pihak tampaknya terlalu bersemangat dalam melakukan promosi. Maksudnya mungkin baik, tetapi implikasinya justru mungkin sangat kontra produktif. Ada beberapa hal yang terlalu dibuat lebay sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman yang salah. Promosi yang demikian tentunya kurang mendidik dan pada saatnya nanti akan timbul masalah bukti tidak sesuai dengan janji.

Read more »

1 vote, 1.00 avg. rating (59% score)
SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Waktu Yang Berlalu, Untuk Apa Kita Pergunakan

Waktu yang BerlaluDahulu di pekerjaan saya yang lama, saya banyak sekali kenal, berhubungan dan bekerjasama dengan sejumlah besar eksekutif perusahaan dari berbagai jenis industry.  Karena usia mereka yang rata-rata lebih tua, saya menyaksikan satu demi satu mereka pensiun. Bila ditanya hendak melakukan apa mereka setelah pensiun, jawaban yang paling umum adalah pingin bertani, beternak, memelihara ikan, berkebun, pindah ke kota kecil dan sejenisnya.

Mengapa saya ambil contoh cita-cita tersebut adalah cita-cita para eksekutif ?, karena bila Anda masih berstatus karyawan di awal karir – kemungkinan besarnya cita-cita Anda ingin berkarir sampai puncak dan menjadi eksekutif di perusahaan  atau instansi tempat Anda bekerja !. Justru setelah sampai puncak cita-cita Anda, Anda akan kembali memiliki cita-cita yang lebih sederhana.

Read more »

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Prioritas Amal

Prioritas Amal : Saudagar Kaya Dengan Empat Orang Istri…

Konon dalam alkisah ada saudagar kaya yang memiliki empat orang istri  padahal dia bukanlah seorang yang adil. Istri keempatnya yang paling muda dimanjakannya dengan segala bentuk kemewahan, segalanya yang terbaik untuk dia. Istri ketiganya adalah yang paling cantik, sehingga si saudagar selalu kawatir kalau istri ketiganya ini sewaktu-waktu bisa lari ke orang lain. Istri keduanya adalah yang paling pinter, paling bisa diandalkan sehingga kepadanyalah si saudagar menyerahkan segala masalah yang perlu diselesaikannya.

Adapun istri pertamanya, dia yang paling setia menemaninya sejak si saudagar belum kaya, dia pula yang paling bisa menjaga harta si saudagar dan menjaga rumah tangganya.  Meskipun dia mencintai istrinya yang pertama ini, si saudagar paling kurang perhatian dan sering melalaikannya.

Ketika si saudagar ini sakit parah dan menjelang ajalnya tiba, dia terbaring pucat pasi di tempat tidurnya dan memanggil istri-istrinya satu per satu. Dia panggilnya istri keempat paling dahulu, dengan suaranya yang sangat lemah dia bicara : “Engkau istriku yang paling aku cintai, segala yang terbaik aku sediakan untukmu, maukah engkau menemaniku…?”. Istri keempat ini menjawab ketus : “ No way, aku tidak mau…” lantas meninggalkannya tanpa bicara lagi. Hati si saudagar merasa teriris-iris dengan jawaban istri kempat ini.

Read more »

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon