Serba-Serbi Pasar Modal

Pasar Modal IHSGDi pasar modal, kebanyakan orang merasa senang ketika harga saham naik, katanya itu adalah simbol kemakmuran. Sebaliknya, ketika harga saham turun, semuanya sedih, katanya itu adalah simbol kemunduran kemakmuran.

Pada tahun-tahun kenaikan harga saham, tak ada yang protes, semuanya asyik dengan prediksi mereka ke level berapa harga saham bisa menuju di akhir tahun. Pada tahun-tahun penurunan harga saham, semuanya memprotes, mereka menuntut pemerintah agar “bertindak / melakukan sesuatu.”

Apa sebenarnya pasar modal?

Sederhananya, itu adalah tempat orang mengumpulkan modal agar bisa menjalankan usahanya tanpa perlu berhutang ke orang / institusi lain.

Read more »

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Emas Bisa Tembus $4000/oz… Hati-hati !!

kebunemasSenin, 5 Sept malam…

Saya sedang mengulik2 data riset tentang pergerakan emas selama ratusan tahun untuk persiapan Workshop Hujan Emas 2 Okt nanti, ketika tengah malam itu mendadak harga spot gold New York tembus USD 1900/oz 2 kali, bahkan sempat flat line cukup panjang di USD 1900,30/oz s/d penutupan di 4 Sept wkt NY.

Malam itu juga kebetulan hasil pengolahan data di tangan saya menunjukkan bukan tidak mungkin harga emas bisa tembus di USD 4000/oz dlm wkt 3-4 thn yg akan datang. Kaget ?

Karena itu ketika sempat ada koreksi tajam di pembukaan pasar 5 Sept pagi wkt NY, saya cuma tertawa kecil : koreksi becanda hehe. Dan benar dlm wkt kurang dr 1 jam langsung bounce back…

Read more »

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Sekolah Untuk Apa?

Seputar-indonesia.com – Thursday, 07 July 2011

Sekolah Untuk Apa? – Rhenald Kasali

Beberapa hari ini kita membaca berita betapa sulitnya anak-anak mencari sekolah.Masuk universitas pilihan susahnya setengah mati. Kalaupun diterima, bak lolos dari lubang jarum. Sudah masuk ternyata banyak yang ”salah kamar”.

Sudah sering saya mengajak dialog mahasiswa yang bermasalah dalam perkuliahan, yang begitu digali selalu mengatakan mereka masuk jurusan yang salah. Demikianlah, diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) masalah, tidak diterima juga masalah. Kalau ada uang bisa kuliah di mana saja.

Bagaimana kalau uang tak ada? Hampir semua orang ingin menjadi sarjana, bahkan masuk program S-2. Jadi birokrat atau jenderal pun sekarang banyak yang ingin punya gelar S- 3. Persoalan seperti itu saya hadapi waktu lulus SMA, 30 tahun lalu, dan ternyata masih menjadi masalah hari ini.

Read more »

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon