<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kang Purwo &#187; Bisnis dan Investasi</title>
	<atom:link href="http://purwo.com/tag/bisnis-dan-investasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://purwo.com</link>
	<description>Kang Purwo Adalah Seorang Netpreneur, Investor Dinar, Emas, dan Properti yang Sukses &#38; Mulia.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Apr 2012 14:24:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Gratiskan Jualan Anda!</title>
		<link>http://purwo.com/2010/01/08/gratiskan-jualan-anda.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gratiskan-jualan-anda</link>
		<comments>http://purwo.com/2010/01/08/gratiskan-jualan-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 16:28:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis dan Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Menghasilkan Uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://purwo.com/?p=806</guid>
		<description><![CDATA[“Cara jualan kamu kuno !” Demikian kata seorang pengusaha senior kepada saya ketika kami sedang berbuka puasa bersama, bulan Ramadan lalu. Saya tergagap. Wah, baru kali ini ada yang mengatakan demikian tentang model bisnis saya. Tapi berhubung beliau jauh … jauh … jauh … lebih berpengalaman dibanding saya, dengan usaha yang skala nya ratusan kali [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2010/01/09/jualan-digratisin-pelanggan-malah-dibayarin.html' rel='bookmark' title='Jualan Digratisin, Pelanggan Malah Dibayarin'>Jualan Digratisin, Pelanggan Malah Dibayarin</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2008/09/20/alasan-mengapa-anda-harus-belajar-bermain-forex.html' rel='bookmark' title='Alasan Mengapa Anda Harus Belajar Bermain Forex'>Alasan Mengapa Anda Harus Belajar Bermain Forex</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2008/09/25/tips-agar-account-marketiva-anda-tidak-dihapus.html' rel='bookmark' title='Tips Agar Account Marketiva Anda Tidak Dihapus'>Tips Agar Account Marketiva Anda Tidak Dihapus</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">“Cara jualan kamu kuno !” Demikian kata seorang pengusaha senior kepada saya ketika kami sedang berbuka puasa bersama, bulan Ramadan lalu. Saya tergagap. Wah, baru kali ini ada yang mengatakan demikian tentang model bisnis saya. Tapi berhubung beliau jauh … jauh … jauh … lebih berpengalaman dibanding saya, dengan usaha yang skala nya ratusan kali lipat usaha saya, saya tidak punya pilihan lain selain mendengar kritikan beliau. Saya menahan nafas menunggu kalimat beliau berikutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau menambahkan, “Kalau kamu bisnis IT, nyuruh pelanggan beli produk, itu bisnis jaman dulu”. Saya mulai paham. Karena beberapa pelanggan saya ada yang memang menggunakan pola pembayaran bulanan atau sewa. Tidak mau kalah saya langsung berkomentar: “Kalau sewa atau bayar biaya bulanan bagaimana Pak?” Beliau menjawab: “Itu lebih baik. Tapi itu sekarang juga sudah kuno!” Nah ini bikin saya kaget lagi. “Yang gak kuno gimana dong Pak?”, saya makin penasaran. “Yang gak kuno itu kalau pelanggan gak usah bayar !.” Nyaris saya lompat dari kursi. <a target="_blank" title="Gratis" href="http://marketiva-indonesia.com/">Gratis</a>? Musti bayar gaji karyawan dari mana? Beliau hanya tertawa-tawa, membuat saya makin penasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Seolah “Law of Attraction” bekerja keras untuk saya. Dua minggu kemudian tanpa sengaja saya nemu buku baru karya salah satu penulis favorit saya Chris Anderson, judulnya: “Free: The future of radical price”. Ya, pengusaha senior tadi ternyata benar! Masa depan ternyata ada pada harga nol, alias gratis. Pelanggan gak usah bayar.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-806"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Semua Serba Gratis<br />
Tidak dapat disangkal, virus gratis memang sudah menjalar kemana-mana. Kita sekarang bisa dengan mudah mengakses internet di mall-mall melalui infrastruktur hot-spot gratis. Saya menggunakan laptop dengan OS Linux Ubuntu yang dibagi-bagikan gratis oleh Canonical, mengetik dengan word-processor OpenOffice yang disediakan gratis oleh Sun Microsystem, menggunakan browser Firefox yang gratis, menggunakan layanan email gratis dari Google, chatting gratis melalui Yahoo Messenger dan mengakses jaringan seperti Facebook secara gratis. Malah kalau online nya di bandara, kopi yang menemani saya online pun gratis, komplimen dari lounge yang disponsori penerbit kartu kredit yg saya pakai. Chris Anderson malah mengetik seluruh isi buku nya melalui aplikasi Google Docs, word processing gratis yang disediakan online oleh Google.</p>
<p style="text-align: justify;">Tunggu … kenapa yang gratis hanya layanan-layanan yang terkait dengan internet? Oh tidak. Diluar itu Anda juga dengan mudah menemukan produk atau layanan gratis atau sangat murah. Memang tidak semua sudah tersedia di Negara kita. Beberapa tahun lalu, kalau ingin pasang antenna parabola di rumah, kita harus membayar cukup mahal. Sekarang antenna parabola “dipinjamkan” oleh provider layanan siaran TV melalui satelit. Modem bisa kita peroleh gratis jika kita berlangganan broadband. Hampir semua penerbit kartu kredit sudah menggratiskan iuran tahunan-nya. Low cost airlines telah merevolusi dan mempelopori penjualan tiket pesawat terbang sangat murah atau bahkan gratis. Di Negara-negara maju, daftar produk gratis ini semakin banyak. Anda dapat memiliki handphone dengan gratis, tentu dengan kontrak berlangganan tertentu. Memiliki laptop gratis, dengan berlangganan akses broadband. Singkat kata semua ada versi gratis nya, bahkan mobil gratis pun ada. Kalau majalah gratis sudah sangat biasa, Di Tokyo, malah ada toko yang menyediakan 5 item gratis untuk setiap pengunjungnya, mulai dari lilin, mie instan, sampai krim wajah.</p>
<p style="text-align: justify;">Makan Siang Gratis Memang (Pernah) Ada<br />
Anda tentu pernah mendengar ungkapan “tidak ada makan siang gratis”. Ungkapan ini sebenarnya berasal dari jaman Cowboy di Amerika Serikat. Pada waktu itu banyak Saloon, tempat nongkrong orang Amerika jaman dulu, yang menyediakan makan siang gratis untuk menarik pengunjung. Makan siang nya memang benar-benar gratis. Tapi pengunjung harus bayar mahal untuk yang lain-lain, seperti minuman, permainan kasino, sewa kamar, dsb.<br />
Bagi-bagi produk gratis juga awalnya dilakukan oleh King Gillette, pencipta silet cukur pertama di dunia. Jaman dahulu pria bercukur dengan pisau cukur lipat yang tidak praktis, harus sering di asah, dsb. Ide menggunakan pisau cukur super tipis yang tidak perlu diasah, tapi dibuang jika sudah tumpul, adalah ide baru yang awalnya sulit dipahami. Gillette pun membagikan secara gratis sebagai marketing gimmick produk lain, dengan harapan pengguna baru yang menyukai ide ini selanjutnya akan membeli. Misalnya bekerjasama dengan bank, pisau baru Gillette dijadikan bonus bagi pembuka rekening tabungan. Dan Gillette benar, lambat laun pisau cukur Gillette dikenal dan kemudian mendunia hingga hari ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Jell-O, dessert paling popular di Amerika juga awalnya sulit untuk dijual. Peter Cooper, penemu makanan dari gelatin ini kesulitan memperkenalkan produk baru nya. Baru setelah produk ini dipasarkan oleh genius pemasaran dan orator Francis Woodward, Jell-O menemukan tempatnya di pasar. Woodward bukan membagikan produk ini secara gratis. Namun mencetak dan membagikan buku resep gratis untuk memberi ide kepada calon pelanggan, bahwa Jell-O sangat praktis dan dapat disajikan dengan berbagai variasi. Woodward yang membeli lisensi Jell-O hanya seharga $450 sukses besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Kelangkaan Menuju Keberlimpahan<br />
Model gratis a la Saloon, Gillette dan Jell-O adalah model-model gratis abad lalu, yang hingga sekarang masih sering digunakan. Namun, abad 21 telah menciptakan model bisnis gratis baru. Model bisnis yang digerakkan oleh kemudahan dan teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Plastik pada awalnya dirancang sebagai produk eksklusif. Riset dan produksinya memerlukan biaya mahal. Plastik juga lebih kuat dan tahan lama disbanding kayu. Jadi sudah selayaknya produk dari plastic dijual mahal. Namun, kita lihat hari ini, plastic demikian berlimpah ada dimana-mana. Plastik pada akhirnya menjadi komoditas yang berlimpah dan murah.</p>
<p style="text-align: justify;">Barang elektronik modern tumbuh pesat setelah transistor ditemukan. Pada awalnya transistor adalah barang langka yang mahal. Tahun 1961 harga 1 buah transistor adalah $ 10. Kurang dari 10 tahun harga nya sudah tinggal $1 sen. Dan hari ini, sebuah microchip yang setara dengan 2 milyar transistor hanya dijual $ 300, atau 0.000015 sen per transistor. Hal yang sama terjadi juga untuk kapasitas penyimpanan disk dan juga bandwidth, yang semakin lama semakin murah. Inilah yang kemudian memicu revolusi digital yang merubah cara pandang pengusaha dalam mencari revenue.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika sebuah produk telah menjadi komoditi yang “terlalu murah untuk dihargai”, maka kita tidak lagi bisa mengandalkan harga produk sebagai sumber revenue kita. Harga sangat terkait dengan kelangkaan, sementara yang kita hadapi adalah keberlimpahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Gratis? Dari Mana Uangnya?<br />
Menjalankan usaha memang tetap harus berorientasi pada profit, yang sumber nya adalah revenue dikurangi cost. Model bisnis gratis pada dasarnya melakukan kreatifitas pada sumber revenue, bukan menghilangkan revenue. Jika semula revenue semata dari harga jual, maka dengan prinsip keberlimpahan, kita coba mencari revenue dari sumber lain. Beberapa model bisnis yang ada adalah:</p>
<p style="text-align: justify;">Subsidi Silang Langsung<br />
Ini model generasi pertama. Revenue dari sumber lain memberikan subsidi silang untuk item yang sengaja dibuat lost. Misalnya, gratis handphone, tapi bayar talktime. Gratis antenna parabola, bayar biaya langganan. Gratis software, bayar hardware. Dsb. Termasuk model bisnis yang digunakan Canonical yang membagikan OS Ubuntu Linux secara gratis. Software nya memang gratis, tapi jika perusahaan kemudian butuh jasa konsultasi, training dan implementasi Ubuntu resmi dari Canonical, perusahaan tersebut harus membayar mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Subsidi Pihak Ketiga<br />
Ini model bisnis yang digunakan Radio, TV dan Majalah Gratis. Pelanggan gratis, tapi pemasang iklan bayar. Digunakan juga oleh penerbit kartu kredit yang menggratiskan iuran, tapi memberikan charge yang mahal ke merchant. Diskotik juga menjadi pelopor model ini melalui program “ladies night”. Gratis untuk pengunjung wanita, tapi pengunjung pria membayar.</p>
<p style="text-align: justify;">Freemium<br />
Ini model yang sering digunakan perusahaan konsultan dan teknologi informasi. Gratis untuk versi yang generic, tapi membayar untuk versi premium. Bisa juga divariasikan dengan modul. Untuk modul terbatas gratis, modul yang lebih lengkap bayar. Gratis untuk konsultasi awal, bayar untuk jasa konsultasi yang lebih lengkap. Gratis untuk overview seminar, bayar untuk training yang lebih lengkap.</p>
<p style="text-align: justify;">Nonmonetary<br />
Ini yang 100% gratis. Jasa yang diberikan sama sekali gratis. Imbalan yang diterima penyedia jasa adalah perhatian dan reputasi. Dan dengan reputasi yang semakin meningkat, dikenal dimana-mana, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendatangkan revenue. Musisi yang memberikan karya nya secara gratis dan memperoleh reputasi dan perhatian, dapat menghasilkan revenue dari konser-konser ataupun penjualan merchandise nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum Menggratiskan Jualan Anda<br />
Oke … oke, mungkin kedengarannya masih menakutkan untuk menggratiskan begitu saja jualan Anda. Memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda menggratiskan jualan Anda:</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, Sesuaikan dengan model bisnis yg ada sekarang. Anda harus analisa baik-baik dari mana sumber revenue Anda. Secara umum menggratiskan jualan Anda dimaksudkan untuk memperbesar revenue, bukan mengurangi revenue. Kalau Anda jualan baju dan membagi-bagikan begitu saja produk terbaru Anda, sulit dibayangkan untuk mendapat revenue yang lebih besar. Tapi jika Anda member subsidi pada asesoris dan membagikan gratis sebagai gimmick untuk memperoleh pelanggan yang lebih banyak, jauh lebih masuk akal. Atau mungkin yang bisa digratiskan adalah catalog, newsletter atau buku kecil tentang bagaimana memanfaatkan produk Anda secara maksimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, gratis akan efektif jika sifatnya masal, melibatkan crowd yang besar. Karena dengan biaya yang sudah ditetapkan, maka semakin besar pelanggan terlibat, biaya per pelanggan akan semakin kecil hingga nyaris nol. Membagikan software gratis kepada 100 orang atau 1 juta orang akan sangat berbeda. Maka Canonical dengan Ubuntu nya rajin mengirim CD gratis. Dalam ekonomi digital eksistensi produk kita di pasar akan sangat tergantung pada atensi dan reputasi. Gratis adalah senjata untuk mencapai dua hal tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menutup buka bersama dengan pengusaha senior yang saya ceritakan di depan dengan perasaan puas. Beliau menceritakan dengan detil “resep rahasia” menggratiskan layanan IT beliau, dan tetap memperoleh revenue dari tempat lain. Sebelum kami berpisah, beliau mengucapkan kalimat: “Oh ya, kalau semua sudah gratis, gratis pun jadi kuno. Harusnya pelanggan gak usah bayar, malah dibayar!” Waduh …. (FR)</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: http://fauzirachmanto.blogspot.com/2009/10/gratiskan-jualan-anda.html</p>
<p style="text-align: justify;">muncul di blog purwo.com hasil copas dari: http://www.tangandiatas.com/index.php?ar_id=NDM5</p>
...<br><a href="http://purwo.com/2010/01/08/gratiskan-jualan-anda.html" title="rony yuzirman gratiskan jualan anda">rony yuzirman gratiskan jualan anda</a><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2010/01/09/jualan-digratisin-pelanggan-malah-dibayarin.html' rel='bookmark' title='Jualan Digratisin, Pelanggan Malah Dibayarin'>Jualan Digratisin, Pelanggan Malah Dibayarin</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2008/09/20/alasan-mengapa-anda-harus-belajar-bermain-forex.html' rel='bookmark' title='Alasan Mengapa Anda Harus Belajar Bermain Forex'>Alasan Mengapa Anda Harus Belajar Bermain Forex</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2008/09/25/tips-agar-account-marketiva-anda-tidak-dihapus.html' rel='bookmark' title='Tips Agar Account Marketiva Anda Tidak Dihapus'>Tips Agar Account Marketiva Anda Tidak Dihapus</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://purwo.com/2010/01/08/gratiskan-jualan-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Gadai Emas di BSM (Bank Syariah Mandiri)</title>
		<link>http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri</link>
		<comments>http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 22:57:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berkebun Emas]]></category>
		<category><![CDATA[berkebun emas bohong]]></category>
		<category><![CDATA[biaya gadai emas]]></category>
		<category><![CDATA[biaya gadai emas syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya gadai emas termurah]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Gadai Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis dan Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[bri syariah gadai emas]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Gadai Emas]]></category>
		<category><![CDATA[gadai emas bank mega syariah]]></category>
		<category><![CDATA[gadai emas bank syariah]]></category>
		<category><![CDATA[gadai emas bri syariah]]></category>
		<category><![CDATA[gadai emas bsm]]></category>
		<category><![CDATA[gadai emas di bank syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Gadai Emas Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Perkebunan Emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://purwo.com/?p=704</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini ada komentar masuk dari pak Yani mengenai biaya gadai di BSM, nampaknya cukup bagus. Tanggal 6 Juli 2009 saya ke Bank Mandiri Syariah Depok, persisnya di depan Terminal bis Depok Baru. Biaya gadai di Bank Syariah Mandiri per 4 bulan adalah 5.500 bisa diperpanjang. Ada biaya tambahan sebesar 20.000 sebagai biaya administrasi. Jadi [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/26/biaya-gadai-emas-di-bank-jabar-syariah.html' rel='bookmark' title='Biaya Gadai Emas di Bank Jabar Syariah'>Biaya Gadai Emas di Bank Jabar Syariah</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/27/biaya-gadai-emas-di-bpr-syariah-lebih-murah.html' rel='bookmark' title='Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah'>Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/26/gadai-emas-bsm.html' rel='bookmark' title='Gadai Emas BSM'>Gadai Emas BSM</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pagi ini ada komentar masuk dari pak Yani mengenai biaya gadai di BSM, nampaknya cukup bagus.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Tanggal 6 Juli 2009 saya ke Bank Mandiri Syariah Depok, persisnya di depan Terminal bis Depok Baru.</p>
<p>Biaya gadai di Bank Syariah Mandiri per 4 bulan adalah 5.500 bisa diperpanjang. Ada biaya tambahan sebesar 20.000 sebagai biaya administrasi.</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jadi bisa dihitung lagi nih biaya gadainya:</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau biaya administrasi flat hitungan gadai 25 gram jadi:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Biaya gadai:</em><br />
5,500 : 4 = 1,375 x 25 gram x 12 bulan = 412,500</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Biaya administrasi:</em><br />
20,000 : 4 = 5,000 x 12 bulan = 60,000</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jadi total biaya menjadi: 412,500 + 60,000 = 472,500</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wow, cukup kompetitif juga!</p>
<p style="text-align: justify;">Thanks mas Yani atas pencerahannya!</p>
<p style="text-align: justify;">
...<br><a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas">gadai emas</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas bri syariah">gadai emas bri syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas syariah">gadai emas syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="bri syariah gadai emas">bri syariah gadai emas</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas bsm">gadai emas bsm</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas bank syariah">gadai emas bank syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas mandiri syariah">gadai emas mandiri syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="biaya gadai emas">biaya gadai emas</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="investasi emas syariah">investasi emas syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="mandiri syariah gadai emas">mandiri syariah gadai emas</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="investasi emas bri syariah">investasi emas bri syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="investasi emas di bank">investasi emas di bank</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas syariah mandiri">gadai emas syariah mandiri</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai syariah">gadai syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html" title="gadai emas bank syariah mandiri">gadai emas bank syariah mandiri</a><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/26/biaya-gadai-emas-di-bank-jabar-syariah.html' rel='bookmark' title='Biaya Gadai Emas di Bank Jabar Syariah'>Biaya Gadai Emas di Bank Jabar Syariah</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/27/biaya-gadai-emas-di-bpr-syariah-lebih-murah.html' rel='bookmark' title='Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah'>Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/26/gadai-emas-bsm.html' rel='bookmark' title='Gadai Emas BSM'>Gadai Emas BSM</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://purwo.com/2009/07/08/biaya-gadai-emas-di-bsm-bank-syariah-mandiri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>105</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tertarik Dengan Qirad Gerai Dinar</title>
		<link>http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar</link>
		<comments>http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 22:47:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berkebun Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis dan Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinar World]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Gerai Dinar]]></category>
		<category><![CDATA[geraidinar]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Kebon Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Perkebunan Emas]]></category>
		<category><![CDATA[qirad]]></category>
		<category><![CDATA[qirad dinar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://purwo.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Posting menarik di Geraidinar.com: Islam sangat menganjurkan kita untuk memutar harta kita; bahkan kita hanya boleh menyimpan sebagian harta kita secukupnya apabila dalam konteks membangun ketahanan ekonomi kita. Kita sangat dilarang untuk menimbun harta. Lihat juga tulisan sebelumnya mengenai ‘Agar harta Tidak Hanya Berputar Di Segolongan Orang Kaya&#8230;’ Gerakan kita memperkenalkan Dinar, harus juga menghindari [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2009/12/12/informasi-gerai-dinar-online.html' rel='bookmark' title='Informasi Gerai Dinar Online'>Informasi Gerai Dinar Online</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/06/30/produk-yang-%e2%80%98dijual%e2%80%99-dan-produk-yang-%e2%80%98dibeli%e2%80%99.html' rel='bookmark' title='Produk Yang ‘Dijual’ dan Produk Yang ‘Dibeli’'>Produk Yang ‘Dijual’ dan Produk Yang ‘Dibeli’</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/06/10/saatnya-investasi-di-emas-atau-dinar.html' rel='bookmark' title='Saatnya Investasi di Emas atau Dinar'>Saatnya Investasi di Emas atau Dinar</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Posting menarik di <a target="_blank" title="Qirad" href="http://geraidinar.com/2008/02/tahap-berikutnya-dari-pengenalan-dinar.html" target="_blank">Geraidinar.com</a>:</p>
<p style="text-align: justify;">Islam sangat menganjurkan kita untuk memutar harta kita; bahkan kita hanya boleh menyimpan sebagian harta kita secukupnya apabila dalam konteks <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2007/12/bangun-ketahanan-ekonomi-keluarga.html"> membangun ketahanan ekonomi kita.</a> Kita sangat dilarang untuk menimbun harta. Lihat juga tulisan sebelumnya mengenai <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2008/01/agar-harta-itu-jangan-hanya-berputar.html"> ‘Agar harta Tidak Hanya Berputar Di Segolongan Orang Kaya&#8230;’</a></p>
<p style="text-align: justify;">Gerakan kita memperkenalkan Dinar, harus juga menghindari efek samping berupa penimbunan harta berupa Dinar atau <a title="emas" href="http://purwo.com/visit/kebunemas.com">emas</a>. Bahkan Dinar atau emas yang disimpan saja – apabila melebihi nishabnya 20 Dinar – makin lama akan makin berkurang mendekati nishab ini karena setiap tahun harus dibayar zakatnya yang 2.5%.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang disebut satu tahun zakat adalah tahun qomariah atau tahun bulan, meskipun boleh juga dibayar atas dasar tahun syamsiah karena tidak ditemukan larangannya untuk ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-660"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Karena panjang tahun qomariah adalah 354 hari sedangkan tahun syamsiah 365 hari, maka apabila zakat dibayar mengikuti tahun syamsiah pengalinya berbeda dengan tahun qamariah. Misalnya zakat Dinar yang 2.5 % apabila dibayar berdasarkan tahun qomariah (misalnya setiap bulan Ramadhan), maka apabila di bayar atas dasar tahun syamsiah (misalnya dibayar setiap bulan Desember) menjadi 2.50 % X (365/354) = 2.58 %.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun Dinar atau Emas terkena zakat, tidak berarti investasi dan proteksi nilai berupa Dinar atau Emas menjadi kurang menarik. Ulama-ulama kontemporer sepakat, bahwa semua harta kita dalam bentuk apapun kalau sudah mencapai nishab-nya juga harus dibayar zakatnya. Berikut adalah contoh-contoh harta umat saat ini yang sudah ada tuntunan kewajiban dan perhitungan zakatnya :</p>
<p style="text-align: justify;">A. <a target="_blank" title="Uang" href="http://mencari-uang-di-internet.blogspot.com/">Uang</a> tunai atau yang setara dengan uang tunai seperti deposito, traveler check, promissory notes dan sejenisnya.<br />
B. Dana Pensiun dan bagi hasil bagi karyawan<br />
C. Emas dan Perak<br />
D. Logam mulia atau batu permata yang tersedia untuk diperdagangkan<br />
E. Stok barang dagangan<br />
F. Piutang<br />
G. Marketable Securities<br />
H. Surat Saham<br />
I. Produk pertanian<br />
J. Peternakan<br />
K. Pendapatan sewa<br />
L. Real estate (yang dibisniskan)<br />
M. Keuntungan tidak terduga<br />
N. Barang-barang yang diproduksi untuk diperdagangkan<br />
O. Patent, merek dagang dan kekayaan intangible yang memiliki nilai yang jelas.<br />
P. Dan lain sebagianya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembahasan detil masalah zakat ini diluar konteks blog saya, namun kalau ada yang berminat bisa saja nanti saya bahas diwaktu lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah asumsinya Anda saat ini sudah memiliki Dinar dan lebih dari nishab 20 Dinar; bagaimana agar Dinar Anda tersebut dapat produktif memberikan hasil agar cukup untuk membayar zakat dan masih ada pertumbuhannya ?.</p>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah setelah melakukan beberapa percobaan Per 1 Maret 2008 Gerai Dinar menawarkan program Qirad atau Mudharabah dari Modal berupa Dinar Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Mudharabah adalah bentuk kerjasama dimana salah satu pihak yaitu Anda (disebut Shahib al Mal atau Rabb al Mal) menyediakan sejumlah dana tertentu untuk modal dan pihak ini tidak melibatkan diri dalam pengelolaan usaha, pihak lain Gerai Dinar (mudharib) bertindak sebagai entrepreneur dan pengelola usaha. Tidak terbatas pada dua orang, Akad Mudharabah ini dapat dilakukan oleh beberapa Shahib al Mal dan beberapa Mudharib. Mudharabah juga disebut Qirad dan istilah Qirad ini yang sering dipakai dalam mazab Maliki dan Syafi’i.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun Akad Mudharabah dapat dilakukan secara lesan maupun tulisan, sangat dianjurkan untuk menuangkan Akad ini dalam perjanjian tertulis dengan menghadirkan saksi-saksi untuk menghindari kesalah pahaman dan persengketaan di kemudian hari. Contoh Akad Qirad Dinar ini ada di Gerai Dinar bagi yang berminat.</p>
<p style="text-align: justify;">Mudharabah dapat dilakukan secara terbuka maupun secara terbatas. Dalam Mudharabah terbuka, kerjasama tidak dibatasi waktu, tempat, jenis usaha, jenis industri, pasar, customers, suppliers dlsb. Apabila ada satu saja pembatas, maka Mudharabah yang demikian disebut sebagai Mudharabah terbatas. Dalam hal Mudharabah dilakukan secara terbatas maka Mudharib harus mematuhi batasan-batasan yang disepakatinya dengan Shahib al Mal.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahap awal ini program yang kami tawarkan adalah Mudharabah terbatas – dibatasi pada usaha yang terkait langsung dengan Gerai Dinar – yaitu usaha pengadaan Dinar dan penjualannya ke masyarakat yang saat ini alhamdulillah sudah berjalan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak mudharib lain yang sudah mulai menawarkan usahanya untuk dibiayai dengan system ini, seperti usaha pengadaan pangan organic yang sangat propspektif saat ini, namun ini langkah berikutnya setelah kita yakin betul bahwa program mudharabah yang sangat aman untuk pengadaan Dinar ini berjalan dengan baik dan semua pihak merasa comfortable.</p>
<p style="text-align: justify;">Mudharib (Gerai Dinar) dapat membebankan biaya-biaya yang langsung terkait dengan usaha yang di –Mudharabah-kan sebagai beban account Mudharabah. Untuk usaha Gerai Dinar, beban biaya ini meliputi biaya pengadaan Dinar, transportasi, penyimpanan, asuransi, layanan nasabah (biaya sms gateway, web dlsb.) dan pajak.</p>
<p style="text-align: justify;">Persentase pembagian keuntungan disepakati didepan antara Mudharib (geraiDinar) dan Shahib al Mal (Anda). Untuk tahab awal ini persentase pembagian keuntungan yang kita tawarkan adalah 50%/50%.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh aplikasi Mudharabah dan perhitungannya ini dapat dilihat pada illustrasi  berikut :</p>
<p style="text-align: justify;">• Asumsinya Anda meng-Qirad-kan 20 Dinar ke Gerai Dinar.<br />
• Setiap saat 20 Dinar Anda berhasil dijual oleh Gerai Dinar ke masyarakat, segera hasil penjualan Dinar Anda dibelikan Dinar kembali ke Logam Mulia oleh Gerai Dinar – Agar Modal Anda senantiasa terjaga dalam nilai Dinar.<br />
• Karena besarnya volume pembelian Gerai Dinar ke Logam Mulia, maka, maka 20 Dinar milik Anda ikut menikmati selisih harga pembelian Gerai Dinar ke Logam Mulia.<br />
• Asumsikan saja misalnya hasil penjualan Anda setelah dibelikan kembali, sekarang menjadi 21 Dinar.<br />
• Dari 1 Dinar tambahan tersebut, harus kami keluarkan cadangan pajak netto 2% x 20 Dinar =0.4 Dinar ; biaya-baya operasi, layanan dlsb 1% x 20 Dinar = 0.2 Dinar. keuntungan bersih 0.4 Dinar.<br />
• Bagi hasil 50%/50% ; maka Anda mendapatkan 0.2 Dinar dan Gerai Dinar juga mendapatkan 0.2 Dinar.<br />
• Asumsinya kami dapat menjual kembali 2 minggu setelah Dinar Anda kita terima kembali dari logam Mulia yang juga memakan waktu kurang lebih 2 minggu untuk membuatnya; maka secara teoritis modal Anda akan berputar kurang lebih sekali dalam satu bulan.<br />
• Apabila kami sukses menjual 1 kali dalam satu bulan, maka dalam 12 bulan Modal Anda telah menjadi 20 Dinar + 0.2* 12 = 22.4.<br />
• Atau bila diambil amannya kami hanya berhasil menjual/memutar sekali dalam 2 bulan, maka maka Dinar Anda menjadi 20 Dinar + 0.2*6 = 21.20<br />
• Kok kecil pertumbuhannya hanya sekitar 6%-12% ?’, ingat ini pertumbuhan dalam angka Dinar. Karena Dinarnya sendiri tumbuh rata-rata 29% selama 40 tahun terakhir, maka dalam Rupiah uang Anda sebenarnya tumbuh diatas 40 % &#8211; lihat tulisan saya tentang <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2008/01/dinar-investment-yield-mistar-untuk.html">Dinar Investment Yield.</a><br />
• Jadi pertambahan nilai ini akan lebih dari cukup untuk membayar zakat Anda yang 0.5 Dinar untuk setiap kelipatan kepemilikan 20 Dinar.</p>
<p style="text-align: justify;">Angka- angka tersebut tidak mengikat karena akan menjadi Riba apabila kita janjikan angka yang pasti.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menjaga transparansi informasi setiap Shahibul Mal akan diberi akses khusus via sms untuk dapat mengikuti perkembangan modal dan bagi hasilnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Atau yang lebih aman lagi, Anda dapat menyimpan sendiri Dinar Anda dan cukup didaftarkan ke Gerai Dinar bahwa Dinar Anda standby untuk di-Qirad-kan. Maka kami hanya akan Ambil setiap saat akan ditransaksikan dan segera dikembalikan ke Anda setelah pesanan kembali dari Logam Mulia diterima. Saya sendiri prefer cara ini, sehingga ada beberapa Shahib al Mal yang sampai saat ini masih kami minta pegang dahulu Dinar-nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan model investasi ini, Dinar Anda bebas dari ancaman menimbun – karena menjadi barang dagangan yang siap diperjual belikan kapan saja– hasilnya insyaallah lebih dari cukup untuk membayar zakat; dan kalau toh tidak laku dijual – nilai barang dagangan tersebut naik dengan sendirinya seperti statistik 40 tahun terakhir.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan model ini pula Anda meningkatkan status investasi Anda dari investasi terbaik kedua, <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2007/12/sebagai-instrumen-investasi-dinar-hanya.html"> menjadi investasi terbaik pertama.</a> Apabila hal ini sukses, insyaallah tahab berikutnya lagi kita cari bersama Al-Amin – Al-Amin zaman sekarang di berbagai bidang usaha untuk kita danai bersama dengan model pendanaan yang sangat Adil seperti Qirad/Mudharabah ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Illustrasi lebih detil mengenai program Qirad ini dapat Anda lihat di tulisan kami tanggal <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2008/03/cara-memproduktifkan-dinar-anda.html">9/3/2008</a>. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga Tulisan Saya Berikutnya :</strong></p>
<p style="text-align: justify;">1. <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2008/03/qirad-untuk-pengembangan-ekonomi-umat.html"> Qirad Untuk Pengembangan Ekonomi Umat. </a></p>
<p style="text-align: justify;">2. <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2008/03/mengenal-lebih-jauh-tentang-qirad.html"> Mengenal Lebih Jauh Tentang Qirad. </a></p>
<p style="text-align: justify;">3. <a target="_blank" href="http://geraidinar.com/2008/03/cara-memproduktifkan-dinar-anda.html">Cara Memproduktifkan Dinar Anda </a></p>
...<br><a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="gerai dinar">gerai dinar</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="qirad">qirad</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="geraidinar">geraidinar</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="qirad dinar">qirad dinar</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="contoh qirad">contoh qirad</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="pengertian qirad">pengertian qirad</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="qirad gerai dinar">qirad gerai dinar</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="portal reksadana">portal reksadana</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="qirad bank syariah mandiri">qirad bank syariah mandiri</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="qirad dalam bank mandiri syariah">qirad dalam bank mandiri syariah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="aplikasi permodalan zakat dalam mudharabah">aplikasi permodalan zakat dalam mudharabah</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="memulai usaha gerai dinar">memulai usaha gerai dinar</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="iqirad dinar">iqirad dinar</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="geraidinar qirad">geraidinar qirad</a>, <a href="http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html" title="gerai logam mulia">gerai logam mulia</a><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2009/12/12/informasi-gerai-dinar-online.html' rel='bookmark' title='Informasi Gerai Dinar Online'>Informasi Gerai Dinar Online</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/06/30/produk-yang-%e2%80%98dijual%e2%80%99-dan-produk-yang-%e2%80%98dibeli%e2%80%99.html' rel='bookmark' title='Produk Yang ‘Dijual’ dan Produk Yang ‘Dibeli’'>Produk Yang ‘Dijual’ dan Produk Yang ‘Dibeli’</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/06/10/saatnya-investasi-di-emas-atau-dinar.html' rel='bookmark' title='Saatnya Investasi di Emas atau Dinar'>Saatnya Investasi di Emas atau Dinar</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://purwo.com/2009/07/01/tertarik-dengan-qirad-gerai-dinar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Ada Investasi Yang Lebih Menguntungkan Daripada Emas?</title>
		<link>http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas</link>
		<comments>http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 09:41:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis dan Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi paling menguntungkan saat ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://purwo.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Pasti ada dong, investasi di sektor riil atau tepatnya berbisnis. Ya, bisnis yang sukses terbukti menghasilkan tingkat pengembalian yang berlipat-lipat daripada investasi emas atau rupiah. Berikut petikan perbandingan investasi rupiah, dinar dan menanam pohon yang saya ambil dari website geraidinar.com: Dengan asumsi sejumlah uang yang sama Rp 38.5 juta tahun 2001; diinvestasikan ke deposito Rupiah; [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2009/06/10/saatnya-investasi-di-emas-atau-dinar.html' rel='bookmark' title='Saatnya Investasi di Emas atau Dinar'>Saatnya Investasi di Emas atau Dinar</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/25/seni-investasi-emas.html' rel='bookmark' title='Seni Investasi Emas'>Seni Investasi Emas</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/27/biaya-gadai-emas-di-bpr-syariah-lebih-murah.html' rel='bookmark' title='Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah'>Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pasti ada dong, investasi di sektor riil atau tepatnya berbisnis. Ya, bisnis yang sukses terbukti menghasilkan tingkat pengembalian yang berlipat-lipat daripada investasi <a title="emas" href="http://purwo.com/visit/kebunemas.com">emas</a> atau rupiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut petikan perbandingan investasi rupiah, dinar dan menanam pohon yang saya ambil dari website <a target="_blank" title="Gerai Dinar" href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=74:pohon&amp;catid=1:latest-news&amp;Itemid=50" target="_blank">geraidinar.com</a>:</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Dengan asumsi sejumlah <a target="_blank" title="uang" href="http://mencari-uang-di-internet.blogspot.com/">uang</a> yang sama Rp 38.5 juta tahun 2001; diinvestasikan ke deposito Rupiah; dibelikan Dinar kemudian di qiradkan dan ketiga dipakai menanam pohon ; maka hasilnya dalam Rupiah adalah sebagai berikut.</p>
<p>Uang yang ditaruh deposito sejak tahun 2001 tersebut (asumsi hasil bersih rata-rata 6%/tahun) , saat ini telah menjadi Rp 58 juta.</p>
<p>Uang yang dibelikan Dinar dan diQiradkan (asumsi hasil bersih 4%/tahun), saat ini telah menjadi Rp 151.32 juta.</p>
<p>Uang yang dipakai untuk menanam pohon (asumsi kinerjanya mengikuti  Gunung Ringgit), saat ini teah menjadi Rp 1.35 Milyar !</p>
<p>Artinya, dari kaca mata Rupiah – investasi Qirad Dinar dapat memberikan hasil 3 x lebih baik dari yang bisa diberikan oleh Deposito. Tetapi jauh lebih baik lagi investasi di sektor riil yang dalam contoh ini dapat memberikan hasil yang hampir 9 kali lebih baik dari Investasi Qirad Dinar.</p>
<p>Nah bagaimana sekarang kalau kita ganti timbangannya dengan timbangan yang bener, bukan uang kertas tetapi Dinar</p>
<p>Uang Rp 38.5 juta tahun 2001 adalah setara dengan 100 Dinar; Apabila uang ini dipertahankan dalam rupiah dan didepositokan; maka uang ini sekarang menjadi Rp 58 juta tetapi hanya setara 50 Dinar!</p>
<p>Uang yang dibelikan Dinar menjadi 100 Dinar (2001); dan diQiradkan, maka saat ini uang tersebut telah menjadi 132 Dinar.</p>
<p>Uang yang sama yang dipakai menanam pohon; maka pohon-pohon tersebut saat ini telah menjadi 1,174 Dinar !</p>
<p>Jadi apa pilihan investasi kita ?&#8230;tentu pilihan utamanya adalah sektor riil seperti menanam pohon ini. Tetapi ini ada syaratnya yaitu apabila kita punya seluruh keahlian yang dibutuhkan dan juga siap menanggung risiko-risiko yang harus dihadapi.</p>
<p>Kalau kita belum siap dengan berbagai keahlian yang dipersyaratkan untuk usaha yang akan kita tekuni, dan kita belum siap menanggung risikonya – maka investasi di Dinar (khususnya dalam bentuk Qirad) adalah pilihannya.</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Termasuk di dalamnya investasi di property, baru siang ini buku Property Cash Machine hasil karya rekan kita di TDA bapak Joe Hartanto tiba di rumah saya, isinya sangat bagus. Investasi property berbeda dengan jenis investas lain, kalau kita ingin mendapatkan uang dari investasi emas tiada cara lain kecuali menjual atau menggadaikannya, berbeda dengan property dimana kita bisa mendapatkan uang dari cash flow bulanan atau dengan refinancing yaitu mengajukan pendanaan ulang ke bank.</p>
...<br><a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi yang paling menguntungkan saat ini">investasi yang paling menguntungkan saat ini</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi paling menguntungkan saat ini">investasi paling menguntungkan saat ini</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="deposito paling menguntungkan">deposito paling menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="deposito yang menguntungkan">deposito yang menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="Investasi pohon emas">Investasi pohon emas</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi yang menguntungkan">investasi yang menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi yang menguntungkan saat ini">investasi yang menguntungkan saat ini</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="deposito yang paling menguntungkan">deposito yang paling menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi paling menguntungkan">investasi paling menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi menguntungkan">investasi menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi yang paling menguntungkan">investasi yang paling menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="perbandingan investasi emas dan deposito">perbandingan investasi emas dan deposito</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi yang baik dan menguntungkan">investasi yang baik dan menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi apa yang menguntungkan">investasi apa yang menguntungkan</a>, <a href="http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html" title="investasi yang tepat saat ini 2012">investasi yang tepat saat ini 2012</a><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://purwo.com/2009/06/10/saatnya-investasi-di-emas-atau-dinar.html' rel='bookmark' title='Saatnya Investasi di Emas atau Dinar'>Saatnya Investasi di Emas atau Dinar</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/25/seni-investasi-emas.html' rel='bookmark' title='Seni Investasi Emas'>Seni Investasi Emas</a></li>
<li><a href='http://purwo.com/2009/05/27/biaya-gadai-emas-di-bpr-syariah-lebih-murah.html' rel='bookmark' title='Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah'>Biaya Gadai Emas di BPR Syariah Lebih Murah</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://purwo.com/2009/06/01/apakah-ada-investasi-yang-lebih-menguntungkan-daripada-emas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

